BUDAYA PERUSAHAAN

Penulis : Taryana

Dengan melihat skope yang lebih luas dalam hal ini kita melihat sebuah negara maju, dapat menjadi bukti bahwa budaya memberikan pengaruh yang sangat besar pada kemajuan dan kemakmuran rakyatnya. Kita dapat mengambil contoh Jepang, Korea dll. Budaya ini tidak hanya diterapkan dipemerintahan, akan tetapi juga non pemerintahan seperti perusahaan dan masyarakat. Kita ketahui bersama bahwa Jepang memiliki etos kerja yang tinggi yang kesemuanya sudah menjadi nilai-nilai untuk menjadi pedoman dan diterapkan dalam perilaku keseharian masyarakatnya. Beberapa nilai yang diterapkan diantaranya bushido, kai zen, keisan dan kedisiplinan ala samurai. Bushido diartikan sebagai semangat kerja keras. Jepang dikenal sebagai bangsa yang mau terus menerus belajar dan mengembangkan diri. Perusahaan-perusahaan di Jepang tidak cepat puas diri. Mereka selalu melakukan inovasi-inovasi. Kai zen adalah komitmen. Di dalam perusahaan, semua pekerjaan dilakukan secara efektif dan efisien. Masuk dan pulang kerja tepat waktu. Keisan diartikan sebagai kesungguhan dengan minat yang tinggi. Jepang sangat ambisius untuk melakukan perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik. Kemudian kedisiplinan ala samurai, yaitu berani bertanggung jawab bila melakukan kesalahan atau kekalahan. Sikap inilah yang membuat bangsa Jepang memiliki dan menjaga harga diri.

Salah satu pengusaha Jepang yang sukses membangun daya saing global dengan budaya perusahaan adalah Kanosuke Matsushita, pendiri Matsushita Electric Co yang memproduksi barang-barang elektronik dengan merek Panasonic, National, Technics, Quasar dan JVC. Matsushita mengatakan kepada karyawan-karyawannya bahwa bekerja harus berorientasi bisnis, dan bisnis tidak boleh merugi, mencari untung adalah kewajiban untuk masyarakat. Kita telah mengambil modal, orang, dan material milik masyarakat. Kalau tidak mendapat untung, kita telah mengambil hak mereka yang seharusnya bisa mereka pakai. Dan itu berarti kriminal. Matsushita sangat tidak mentoleransi kerugian dan pemborosan. Baginya keuntungan adalah sebuah imbalan terhadap upaya-upaya efisiensi.  Tampak di sini, Matsushita menerapkan Kai zen yang berarti komitmen untuk melakukan semua pekerjaan secara efektif dan efisien.

Bagaimana dengan PT Polymindo Permata yang merupakan bagian kecil dari bangsa Indonesia, apakah ada kultur atau budaya dari Perusahaan ini  untuk maju dan sejahtera?. Bagaimana kontribusinya untuk bangsa Indonesia? Hemat kami, tidaklah sulit menemukan nilai-nilai dasar yang dapat dikembangkan agar menjadi perusahaan yang maju, yang sejahtera dan memberikan kontribusi yang besar kepada bangsa Indonesia tercinta ini. Kalau kita  kembali ke tahun 80an saat manajemen mencetuskan nilai dasar. Kita kembali kepada Visi PT. POLYMINDO PERMATA melayani pasar dunia dengan produk plastik yang bermutu dan menjadi pilihan utama dari pelanggan dan dengan Misi PT. POLYMINDO PERMATA melakukan pengembangan pasar lokal maupun exspor dengan memberikan produk dan pelayanan yang bermutu sesuai dengan tuntutan pasar serta menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001 : 2000 untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Serta Kebijakan Mutu yang menjadi dasar untuk  seluruh staff dan karyawan PT. POLYMINDO PERMATA memiliki komitmen yang kuat untuk meningkatkan kepuasan pelanggan melalui produk yang bermutu, harga yang bersaing dan pelayanan tepat waktu serta senantiasa melakukan perbaikan berkesinambungan dengan menitik beratkan kepada Profesionalism menjunjung tinggi dasar profesi dalam bidangnya, Leadership memiliki visi dengan jiwa kepemimpinan yang kuat, tangguh dan berwibawa, Accuracy and productivity mengutamakan ketepatan dalam mutu, menekan biaya dan waktu kerja guna meningkatkan efektifitas dan produktifitas, Sense of belonging and fairness mempunyai rasa memiliki dan menyadari bahwa kejujuran adalah keadilan yang terbaik dan harus dijunjung tinggi, Teamwork membangun kerjasama team dalam penyelesaian masalah dan menciptakan suasana kerja yang harmonis Innovation mencari gagasan yang terbaik untuk pengembangan produk sesuai dengan perkembangan pasar serta Customer satisfaction memenuhi keinginan dan harapan pelanggan guna mencapai kepuasan pelanggan.

Dalam sebuah organisasi atau perusahaan, visi dan misi merupakan sebuah kunci utama untuk menjalankan segala kegiatan dalam organisasi atau perusahaan tersebut.  Visi dan misi berada dalam urutan paling atas sebelum perencanaan dalam organisasi. Visi menggambarkan tujuan atau kondisi dimasa depan yang ingin dicapai oleh organisasi. Visi bisa dikatakan sebagai impian atau cita-cita organisasi. Visi memberikan gambaran yang jelas dimasa mendatang yang bisa dilihat oleh kosumen, karyawan ataupun pemegang saham. Dengan visi misi serta kebijakan mutu yang sudah tercetus puluhan tahun yang lalu ini kiranya dapat menjadi sebuah dasar dimulainya, terbentuknya BUDAYA PT. POLYMINDO PERMATA. Tinggal komitmen kita bersama untuk menjalankan nilai-nilai tersebut atau tidak, mau maju atau tidak, mau sejahtera atau tidak. Sekian dan terimakasih.